Laba Kimia Farma per September Capai 54,4% dari Target 2015
Pasardana.id - Sampai dengan September 2015, laba PT Kimia Farma Tbk (KAEF) telah mencapai Rp163,58 miliar, naik 13,74% dibandingkan Rp143,82 miliar per September 2014. Pencapaian tersebut sebesar 54,43% dari target laba KAEF Rp250 miliar pada tahun ini.
Direksi perseroan dalam materi paparan publik yang disampaikan ke BEI, Selasa (10/11), menyebutkan, kenaikan laba KAEF ditunjang pendapatan yang tumbuh 12,7%, dari Rp3,08 triliun menjadi Rp3,47 triliun per September 2015. Meski beban pokok penjualan naik, laba kotor KAEF meningkat 14,15% menjadi Rp1,073 triliun per September 2015.
Pada saat yang sama, beban usaha juga ikut naik tapi KAEF mampu mencatat laba usaha Rp250,78 miliar, naik 17,3% dibanding Rp213,80 miliar.
Peningkatan ini seiring penurunan beban rugi kurs KAEF sebesar 71,3% jadi Rp279 juta. Hal ini menyebabkan laba sebelum pajak KAEF naik 12,6% menjadi Rp225,95 miliar per September 2015.
Menurut direksi KAEF, perseroan akan mendirikan 50 klinik kesehatan per tahun, pendirian 100 apotik per tahun, dan sebanyak 5 unit laboratorium klinik per tahun.
Di samping itu, perseroan mendirikan fasilitas pabrik untuk produksi bahan baku obat. KAEF juga melakukan penguatan produk dan pengembangan bisnis, penguatan dan pengembangan layanan jasa distribusi dan retail, serta optimimalisasi bisnis non inti.
Kinerja keuangan perseroan yang tumbuh belum berdampak positif terhadap harga sahamnya. Pada periode 2 Januari-10 November 2015, saham emiten BUMN farmasi tersebut telah turun sebesar 30,24%, dari Rp1.405 per unit menjadi Rp980 per unit. Pada transaksi sesi I, Rabu (11/11) saham KAEF tercatat Rp1.030, naik Rp50 per unit.

