Volume Penjualan Semen Indonesia Turun 1,9% per September
Pasardana.id - Volume penjualan PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) mencapai 20,29 juta ton per September 2015, turun 1,9% dibanding volume penjualan pada periode sama 2014 sebesar 20,69 juta ton.
Ini terdiri atas volume penjualan semen di dalam negeri dan penjualan semen di pasar ekspor. Demikian, disampaikan oleh Suparni, Direktur Utama SMGR dalam acara Investor Summit di Gedung Bursa Efek Indonesia, Rabu (11/11).
Menurut Suparni, volume penjualan SMGR dalam negeri terdiri atas penjualan SMGR sebanyak 9,94 juta ton. Disusul penjualan Semen Tonasa 3,79 juta ton, dan Semen Padang sebanyak 4,48 juta ton. Adapun volume penjualan SMGR di pasar ekspor tercatat 697,56 ribu ton, naik 47,5% dibanding periode yang sama 2014 sebesar 472,92 ribu ton.
Hingga September 2015, papar Suparni, SMGR membukukan pendapatan sebesar Rp19,11 triliun, turun sekitar 1,2% dibandingan Rp19,35 triliun per September 2014.
"Penurunan pendapatan terjadi seiring merosotnya harga jual semen," kata Suparni.
Seiring pendapatan, beban pokok penjualan SMGR juga meningkat 6,5% menjadi 11,6 triliun, dari Rp10,89 triliun per September 2014. Ini menyebabkan laba kotor SMGR terpangkas 11,09%, dari Rp8,45 triliun menjadi Rp7,51 triliun per September 2015.
Di samping itu, jelas Suparni, SMGR juga menanggung beban penjualan sebesar Rp1,88 triliun, beban umum dan administrasi Rp1,52 triliun, dan beban keuangan Rp270 miliar. Peningkatan beban tersebut mengakibatkan laba sebelum pajak SMGR terpangkas 21,01% menjadi Rp4,4 triliun dibanding Rp5,19 triliun per September 2014.

