Harga Emas Berjangka Turun Dipicu Penguatan Dolar AS
Pasardana.id - Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange turun pada Kamis (10/11/2016) dipicu penguatan dolar Amerika Serikat. Seperti dilaporkan Xinhua, harga emas untuk pengiriman Desember turun US$7,10, atau sekitar 0,56 persen, menjadi US$1.266,40 per ons.
Harga emas berjangka turun dipicu penguatan dolar AS. Indeks dolar AS meningkat sebesar 0,1 persen menjadi 98,72. Emas dan dolar AS pada umumnya bergerak berlawanan arah, ketika dolar AS menguat, maka kecenderungannya harga emas berjangka turun.
Harga emas berjangka juga turut tertekan penguatan Wall Street. Indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York melesat naik 218,19 poin, atau sekitar 1,17 persen, setelah pasar saham terus bereaksi terhadap terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden AS ke-45. Para investor percaya bila rencana Trump untuk memangkas pajak pendapatan perusahaan dan pajak-pajak lainnya terwujud, maka stabilitas akan dialami pasar saham.
Departemen Tenaga Kerja AS merilis laporan pada Kamis yang menunjukkan klaim pengangguran awal turun 11.000 menjadi 254.000. Angka tersebut menunjukkan angka yang lebih baik dari perkiraan dan menyebabkan para investor meyakini peningkatan suku bunga Federal Reserve AS akan berlangsung pada Desember mendatang, membuat dana teralihkan dari medium emas menjadi aset-aset beresiko dengan hasil yang lebih besar.
Dalam perdagangan di COMEX, harga perak untuk pengiriman Desember meningkat 35,9 sen, atau sekitar 1,95 persen, menjadi US$18,737 per ons. Sedangkan harga platinum untuk pengiriman Januari 2017 turun US$21,10, atau sekitar 2,10 persen, menjadi US$982,20 per ons.

