Kereta Cepat Jakarta - Surabaya Rencananya Dibiayai Pemerintah ?
Pasardana.id - Pembiayaan proyek kereta semi cepat Jakarta-Surabaya rencananya akan dilakukan oleh Pemerintah.
Meski demikian, hingga saat ini, Pemerintah masih mengkaji skema pembiayaan proyek yang ditawarkan kepada Jepang itu.
"Pak Bambang (Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro) memberikan alternatif, apakah B to B (business to business) atau G to G (government to government). Bambang sedang kaji, nanti 25 November akan kami putuskan. Minggu kedua Desember kami bertemu pihak Jepang untuk selesaikan masalah itu," kata Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan di Jakarta, Jumat (11/11/2016).
Adapun proyek ini rencananya dimulai tahun 2017 dan ditargetkan sudah beroperasi 2019.
Luhut juga mengatakan, proyek kereta berkecepatan 165 km/jam dengan jarak tempuh sekitar enam jam itu akan dimulai dengan studi kelayakan (feasibility study) oleh Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dan Jepang.
Studi kelayakan rencananya dimulai pada 2017 dengan pembiayaan dari pemerintah Indonesia. Diharapkan studi kelayakan selesai dalam enam bulan.
"(Nilai investasi studi kelayakan) saya belum tahu," imbuhnya.
Diyakini, proyek kereta semicepat Jakarta-Surabaya akan berdampak luas terutama bagi roda perekonomian sekitar lokasi proyek.

