Hanya Hijau Sesaat, Saham GMFI Turun 7% ke Level 372
Pasardana.id - PT Garuda Maintenance Facility AeroAsia Tbk (kode saham: GMFI) resmi mencatatkan sahamnya pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pagi ini.
Berdasarkan pantauan Pasardana.id pada saat pembukaan perdagangan, saham naik 2 point atau 2% ke level 408. Akan tetapi, saham anak usaha PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) itu pada menit pertama perdagangan mengalami penurunan 28 point atau -7% ke level 372 dengan nilai transaksi Rp4,9 miliar dan volume perdagangan sebanyak 123.543 lott.
Emiten ke 25 tahun ini tersebut, berhasil meraih dana Rp1,129 triliun, dari pelepasan 2,823 miliar saham baru atau setara 10 % dari saham ditempatkan dan disetor penuh.
Rencananya, sebanyak 60% dana dari hasil IPO akan digunakan oleh GMF Aero Asia mendanai investasi GMF dalam rangka meningkatkan kapasitas dan kapabilitas melalui pembelian aset tetap untuk mendukung bisnis maintenance, repair, dan overhoul (MRO) perseroan dan sisanya 15% untuk pelunasan utang, serta untuk modal kerja.
Direktur Utama GMF, Iwan Joeniarto mengatakan, maraknya penawaran umum perdana saham ini menunjukan bahwa animo publik terhadap penawaran saham GMF sangat antusias. Ia juga yakin bahwa penawaran umum saham ini akan memberikan nilai tambah yang berkelanjutan untuk para investor dan mewujudkan visi GMF menjadi Top 10 MRO in the World.
“Kami berterimakasih kepada masyarakat Indonesia yang telah mempercayakan GMF sebagai pilihan investasi. Kami terus berkomitmen untuk menjadi kebanggaan bangsa dan memberi kontribusi pada negara melalui pengembangan usaha kami, baik di dalam maupun luar negeri," katanya di gedung BEI, Selasa (10/10/2017).
Lebih lanjut Iwan menambahkan, melalui IPO, GMF berkomitmen untuk berkontribusi pada perekonomian bangsa.
“Dengan melepaskan saham perusahaan, rencana ekspansi akan lebih cepat berjalan. Kami akan membuka lapangan pekerjaan lebih banyak, memberi nilai tambah bagi pemegang saham, serta membayar pajak lebih banyak. Kami akan berusaha maksimal untuk terus mendukung perekonomian Indonesia," jelasnya.

