MMLP Bakal Tambah Luas Gudang Hingga 100.000 Meter Persegi

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT Mega Manunggal Property Tbk (MMLP) akan segera membangun tiga gudang baru pada tahun 2018. Ketiga gudang baru itu akan menambah kapasitas pergudangan perseroan seluas 100.000 meter persegi dari total saat ini yang seluas 194.468 meter persegi.

Investor Relation MMLP, Asa Siahaan mengatakan, perseroan merencanakan melakukan peletakan batu pertama pembangunan tiga gudang baru pada kuartal I atau kuartal II 2018 dan pengerjaannya diharapkan akan rampung pada tahun 2019.

"Yang sudah jelas satu di Depok seluas 30.000 meter persegi, sedangkan dua gudang baru lainnya masih dalam penjajakan," kata Asa di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (12/12/2017).

Ia menambahkan, perseroan telah menyiapkan dana sebesar Rp1 triliun hingga Rp1,3 triliun untuk merampungkan proyek tersebut. Sedangkan sumber dananya berasal dari pelepasan saham baru (right issue) dan pinjaman.

"Rigth issue MMLP kan baru selesai November lalu," ujar dia.

Untuk diketahui, MMLP telah melakukan penawaran umum terbatas dalam rangka penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau right issue, dengan melepas 1.857.142.625 saham baru bernomimal Rp 100.- perlembar saham dan harga pelaksanaan Rp580 perlembar saham.

Sehingga perseroan meraup dana Rp1.077.142.722.500 dan dana tersebut akan digunakan untuk belanja modal sebesar Rp 675.000.000.000.000.

Rincinya, perseroan akan melakukan penyertaan kepada entitas anak. Selanjutnya, anak usaha tersebut akan mengakuisisi lahan perusahaan, pembangunan properti logistik, berikut sarana dan prasarana penunjang properti logistik pada lokasi-lokasi strategis di Jakarta, Bekasi, Cikarang dan Surabaya. Dan keseluruhan belanja modal dari rencana penggunaan dana diharapkan dapat terlaksana seluruhnya pada tahun 2018.

Adapun dalam pelaksanaan akuisisi lahan, Perseroan tidak menutup kemungkinan untuk melakukan akuisisi lahan pada pihak ketiga ataupun afiliasi sesuai dengan permintaan tenant.

Sementara itu, rencana penggunaan dana untuk akuisisi lahan dengan pihak afiliasi akan dilakukan pada dua bidang tanah senilai Rp52.702.936.000 dan Rp 27.519.800.000.