Jurus Ini Dinilai Bisa Sulap Rugi GOTO Jadi Laba

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT Goto Gojek Tokopedia Tbk (IDX: GOTO) diminta untuk lebih menekan beban usaha guna mencapai profitabilitas di masa yang akan datang.

Direktur Equator Swarna Capital, Hans Kwee mengatakan, semakin teredukasinya pasar digital menjadi sentiment positif bagi industri. Terutama GOTO, sebagai pemimpin pasar dan termasuk di segmen bisnis e-Commerce.

Sebab, GOTO bisa lebih mengoptimalkan strategi efisiensi dengan mengurangi biaya promosi, dan pada saat yang sama terus meningkatkan performa dari sisi kualitas layanan.

”Ini menunjukan pasar sudah mulai teredukasi dan terbiasa dengan layanan digital seperti transportasi online dan e-commerce,” kata Hans, kepada wartawan, Senin (12/12).

Seandainya GOTO sudah mampu mengurangi bahkan menghentikan aktivitas promosi dalam biaya yang besar, Hans mengatakan, kinerja laba rugi perusahaan akan segera positif.

“Laba ruginya langsung hijau. Tapi mereka nampaknya ingin melakukan secara bertahap sambil memberi pemahaman pasar. Jadi itulah prosesnya, sehingga investasi di perusahaan teknologi itu butuh waktu panjang,” ujarnya.

Pandangan itu, lanjut Hans, seiring dengan segmen e-Commerce GOTO sendiri yang terus mencatatkan pertumbuhan Gross Transaction Value (GTV) yang kuat, yaitu sebesar 15 persen secara tahunan pada kuartal ketiga 2022, meski terdapat normalisasi pada aktivitas mobilitas masyarakat menuju aktivitas sosial secara fisik.

Pertumbuhan pendapatan bruto segmen ini pada triwulanan ketiga tahun ini terus melampaui pertumbuhan GTV, atau meningkat 27 persen secara tahunan.

Bahkan, dalam hasil survey Kadence International pada 2-15 November 2022 menunjukan, Tokopedia, salah satu segmen bisnis dalam ekosistem GOTO ini, meraih indeks kepuasan pengguna tertinggi (89,68) mengalahkan Shopee (87,77) dan Lazada (81,61).  

Penilaian tersebut merupakan salah satu hasil survei bertajuk “The Most Trusted E-commerce” yang melibatkan 1.200 pengguna platform e-commerce di kota-kota besar seluruh Indonesia.

Secara rinci, dari sejumlah parameter penilaian, Kadence mengumumkan, bahwa Tokopedia unggul dibandingkan kompetitornya. Salah satunya, Tokopedia sebagai wahana yang paling aman dengan meraih sebesar 85 persen.

Tokopedia juga juara sebagai wahana perdagangan secara daring  yang dapat dipercaya (86 persen) dan paling memuaskan dari sisi produk serta layanan pengiriman (85 persen).

“Belanja online sudah menjadi aktivitas yang tidak bisa lepas dari kehidupan kita sehari-hari. Dengan banyaknya platform e-commerce yang tersedia, konsumen mencari platform yang dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna dalam keseluruhan rantai berbelanja konsumen,” kata Associate Research Director Kadence International, Adhistya Febriarni, dalam keterangan resminya, baru-baru ini.

Kadence International juga melihat, bahwa penting bagi para platform e-commerce untuk beralih strategi dari hanya mengandalkan kompetisi promo ke taktik penguatan brand positioning mereka dari sisi keamanan, kualitas, dan pengalaman pengguna.

”Pada akhirnya, platform e-commerce yang dapat memberikan pengalaman berbelanja yang aman dan berkualitas secara menyeluruh yang akan memenangkan hati pengguna dan kompetisi pasar,” ujar Adhistya.