Indeks Kospi Turun 0,3 Persen
Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, turun 6,15 poin, atau sekitar 0,3 persen, pada Selasa (10/10/2023), menjadi 2.402,58.
Volume perdagangan moderat mencapai 410,31 juta saham senilai 9,3 triliun won atau sekitar US$6,9 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 626 berbanding 259.
Seperti dilansir Yonhap News, angka indeks turun dipicu kehati-hatian para investor di tengah berkecamuknya aksi militer di Timur Tengah setelah Hamas melakukan penyerangan ke Israel.
Indeks Kospi sempat menguat di awal sesi perdagangan dipicu komentar dovish Federal Reserve.
Menurut bank sentral Amerika Serikat, kemungkinan pengetatan kebijakan moneter lebih lanjut menjadi minimal setelah terjadinya serangan terhadap Israel.
Investor institusi meraup saham senilai 587,38 miliar won, sedangkan investor asing dan ritel total melepas saham senilai 585 miliar won.
Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics naik 0,6 persen. Saham LG Electronics melambung 7 persen.
Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor terjun 2 persen. Saham maskapai penerbangan Korean Air anjlok 2,6 persen.
Nilai tukar won menguat terhadap dolar AS, naik 0,4 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.349,50 won per dolar AS.
Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen positif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang melonjak 1,2 persen.
Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia meningkat 70,40 poin, atau sekitar 1,01 persen, menjadi 7.040,60. Bursa saham di Asia Tenggara mengalami penguatan, termasuk juga di Indonesia.
Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, turun 21,69 poin, atau sekitar 0,70 persen, menjadi 3.075,24. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong naik 147,33 poin, atau sekitar 0,84 persen, menjadi 17.664,73.

