Pemasangan Iklan Melonjak, DOOH Cetak Kenaikan Laba 39 Persen Pada September 2023

Foto : Dok. DOOH

Pasardana.id - PT Era Media Sejahtera Tbk (IDX: DOOH) atau SSPACE membukukan laba bersih sebesar Rp7,45 miliar dalam sembilan bulan tahun 2023, atau 39,28 persen dibanding periode sama tahun 2022.

Direktur Utama DOOH, Vicktor Aritonang  menjelaskan, kinerja DOOH yang baik sepanjang tahun 2023 tidak lepas dari upaya seluruh individu di dalam DOOH dan atas kerjasama mitra-mitra strategis, sehingga bisa mencapai kinerja yang menggembirakan.

“Dengan strategi Guaranteed ROAS dan Ads Platform yang sebentar lagi kami luncurkan,  kami optimis dengan tren kinerja perusahaan akan terus meningkat ke depan. Dengan kreativitas dan sinergi yang tercipta dengan berbagai pihak, DOOH akan terus berkembang lebih cepat lagi dan menjadi acuan bagi perkembangan industri periklanan di Indonesia,  papar dia kepada media, Selasa (10/10/2023).

Ia merinci, laba tersebut ditopang pendapatan yang  menguat sebesar 430,4 persen dari Rp25,81 miliar pada September tahun 2022 menjadi Rp136,91 miliar pada September 2023.

“Kinerja DOOH ini tidak lepas dari melesatnya penjualan iklan yang terjadi pasca pandemik dan masa menjelang tahun politik,” terang dia.

Di sisi lain, aset Perseroan pun terus bertumbuh dan mencatatkan kenaikan sebesar 206,9  persen menjadi Rp 247,56 miliar dibandingkan posisi akhir tahun 2022 yang tercatat sebesar Rp80,64 miliar.

Ekuitas perseroan juga meningkat sebesar 248,34 persen menjadi Rp224,41 miliar dibandingkan dengan posisi ekuitas pada akhir tahun 2022 yang tercatat sebesar Rp64,42 Miliar.

Seperti diketahui, DOOH sebagai media owner senantiasa selalu berinovasi dalam memenangkan persaingan di industry periklanan.

Pada tahun 2023, Perseroan telah memperkenalkan layanan periklanan Guaranteed ROAS (Return of Ad Spending) yang menggaransi penjualan Brand/Pengiklan sehingga mengoptimalkan budget periklanan yang mereka miliki.

Guaranteed ROAS ini merupakan konsep periklanan yang menjadi keunggulan kompetitif bagi DOOH dibandingkan pesaing lainnya di industri periklanan.