Indeks Kospi Merosot 1,15 Persen 

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, merosot 29,49 poin, atau sekitar 1,15 persen, pada Senin (11/11/2024), menjadi 2.531,66.  

Volume perdagangan mencapai 565,2 juta saham senilai 11,1 triliun won atau sekitar US$7,96 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 726 berbanding 186. 

Seperti dilansir Yonhap News, indeks Kospi merosot dipicu anjloknya saham perusahaan teknologi Samsung Electronics sebesar 3,51 persen setelah Donald Trump terpilih sebagai kembali sebagai Presiden Amerika Serikat. Saham SK Hynix juga mengalami penurunan tajam, terjun 3,94 persen. 

Investor asing dan institusi masing-masing melepas saham senilai 537,8 miliar won dan 237 miliar won, sedangkan investor ritel meraup saham senilai 736,1 miliar won. 

Saham perusahaan ritel Lotte Shopping dan Shinsegae masing-masing merosot 2,37 persen dan 3,25 persen. Saham perusahaan makanan Nongshim turun 3,16 persen. 

Saham perusahaan manufaktur baterai penyimpanan LG Energy Solution melambung 4,39 persen dipicu kabar penjualan baterai berbentuk silinder ke Space X. 

Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor dan Kia masing-masing melonjak 3,69 persen dan 1,72 persen. 

Nilai tukar won melemah terhadap dolar AS, turun 8,3 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.394,7 won per dolar AS.  

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen negatif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,84 persen. 

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia turun 28,9 poin, atau sekitar 0,35 persen, menjadi 8.266,2. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Thailand, Vietnam, Indonesia, Filipina, dan Malaysia melemah, sedangkan Bursa Singapura menguat. 

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, naik 17,77 poin, atau sekitar 0,51 persen, menjadi 3.470,07. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong merosot 301,26 poin, atau sekitar 1,45 persen, menjadi 20.426,93.