LPEI Kejar Potensi Ekspor RI ke Australia USD5,1 Miliar
Pasardana.id - Indonesia Eximbank (Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia / LPEI) kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong ekspor nasional melalui partisipasi aktif dalam program promosi terpadu di Melbourne, Australia.
Bersama Atase Perdagangan Canberra dan KJRI Melbourne, Indonesia Eximbank menghadirkan produk-produk unggulan Indonesia dengan mengoptimalkan peluang pasar Australia, khususnya di Melbourne sebagai salah satu hub ekonomi dan gaya hidup utama di kawasan tersebut.
Sebagai wujud nyata dukungan tersebut, Indonesia Eximbank menghadirkan 12 mitra binaan dari sektor makanan dan minuman, home decor, serta fesyen antara lain Sackai Bag, Kone Kone, Emma Little Things, Oathentic, CV Casa Annie, Mbrebes Mili, Wesndamel, House of Inang, Alam Scientia, Ladang Lima, Soloputri, dan Viera Sutra Alam.
Kehadiran mitra binaan Indonesia Eximbank, bersama 30 brand Indonesia lainnya dari Produk Pilihan Busan (Kemendag RI), Jakpreneur, dan jalur kurasi, mendapatkan antusiasme dari masyarakat Australia terhadap produk Indonesia, menunjukkan peluang ekspor serta positioning produk Indonesia di pasar internasional.
“Indo Haus Market merupakan bentuk kolaborasi yang dikembangkan di setiap titik penetrasi market di Australia. Melbourne ini memiliki keunikan market yang kita lihat sophisticated, sehingga cocok juga untuk UMKM Indonesia. Peluangnya besar sekali untuk UMKM dapat memanfaatkan fasilitasi oleh Pemerintah untuk mendukung UMKM potensial,” kata Konsul Jenderal Republik Indonesia di Melbourne, Yohannes Jatmiko Heru Prasetyo, Senin (20/4/2026).
Momentum ini turut dimanfaatkan oleh para pelaku usaha untuk menjajaki peluang kerja sama bisnis dengan mitra potensial di Australia.
Melalui kegiatan ini, diestimasi potensi transaksi awal mencapai AU$20.000, yang didukung melalui skema pendampingan yang tepat dan berkelanjutan.
Inisiatif ini diharapkan dapat mendorong optimalisasi potensi ekspor produk Indonesia ke pasar Australia yang masih terbuka luas.
Berdasarkan analisis International Trade Centre (ITC), potensi ekspor Indonesia ke Australia mencapai sekitar US$5,1 miliar.
Beberapa komoditas unggulan yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku UMKM antara lain produk alas kaki berbahan karet dengan potensi hingga US$78 juta serta furnitur kayu dengan potensi mencapai US$54 juta.
“Sebagai komitmen dalam mendorong produk Indonesia untuk bersaing di tingkat global secara berkelanjutan Indonesia Eximbank akan terus memperkuat sinergi dengan seluruh mitra strategis khususnya perwakilan perdagangan RI di luar negeri. Salah satunya bersama KJRI Melbourne dan Atase Perdagangan RI di Canberra, dalam menghadirkan berbagai program yang mendorong kemajuan ekspor nasional,” kata Kepala Divisi Jasa Konsultasi Indonesia Eximbank, Maria Sidabutar.

