Volume Perdagangan SUN Diperdagangan Akhir Pekan Tercatat Senilai Rp5,03 Triliun dari 34 Seri
Pasardana.id ââÅ¡¬“ Dalam paparan risetnya yang diterima Pasardana.id, di Jakarta, Senin (10/10/2016), analis fixed income MNC Securities, I Made Adi Saputra mengungkapkan bahwa, volume perdagangan Surat Utang Negara yang dilaporkan pada perdagangan hari Jum'at senilai Rp5,03 triliun dari 34 seri Surat Utang Negara yang diperdagangkan dengan volume perdagangan seri acuan yang dilaporkan senilai Rp1,44 triliun.
ââÅ¡¬ÃƒÆ’…Volume perdagangan yang tidak begitu besar di saat terjadinya koreksi harga mengindikasikan bahwa pelaku pasar cenderung menahan diri untuk melakukan transaksi,ââÅ¡¬ jelas I Made.
Dia juga mengatakan, Obligasi Negara seri FR0059 menjadi Surat Utang Negara dengan volume perdagangan terbesar, senilai Rp740,63 miliar dari 72 kali transaksi, menjadikannya Surat Utang Negara yang paling aktif diperdagangkan diikuti oleh volume perdagangan Obligasi Negara seri FR0053, yaitu senilai Rp695,28 miliar dari 9 kali transaksi.
Dari perdagangan obligasi korporasi, lanjut dia, volume perdagangan yang dilaporkan senilai Rp390,9 miliar dari 16 seri obligasi korporasi yang diperdagangkan. Obligasi Berkelanjutan II FIF Tahap IV Tahun 2016 Seri A (FIFA02ACN4) menjadi obligasi korporasi dengan volume perdagangan terbesar, senilai Rp103 miliar dari 3 kali transaksi. Obligasi berperingkat "idAAA" dan akan jatuh tempo pada 7 Oktober 2017 tersebut diperdagangkan pada harga rata - rata di level 100,02% dan tingkat imbal hasilnya sebesar 7,22%.
Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika pada perdagangan di akhir pekan ditutup pada level 12989,00 mengalami pelemahan terbatas sebesar 3,00 pts (0,02%) dibandingkan dengan level penutupan sebelumnya.
Bergerak pada kisaran 12983,00 hingga 13025,00 per dollar Amerika, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika bergerak dengan kecenderungan mengalami pelemahan sepanjang sesi perdagangan seiring dengan pelemahan yang terjadi pada sebagian besar mata uang regional dimana pelemahan mata uang regional dipimpin oleh Won Korea Selatan (KRW) dan Ringgit Malaysia (MYR).

