Wabah Virus Corona Tak Mengubah Rencana Pemerintah Pindahkan Ibu Kota Negara
Ronal - Kamis, 05 Maret 2020 08:18
Pasardana.id - Pemerintah melalui Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) menyatakan, rencana pemindahan ibu kota negara akan tetap berjalan meski ada wabah virus Corona (Covid-19).
"Terus berjalan, tetap sesuai jadwal," kata Sekretaris Kementerian PPN/Sekretaris Utama Bappenas, Himawan Hariyoga Djojokusumo setelah rapat koordinasi RKP 2021 di Jakarta, Rabu, (4/3/2020).
Ia optimistis, rencana pemindahan itu sesuai jadwal karena sudah disusun matang. Saat ini, lanjut Himawan, prosesnya sudah dalam tahap penyelesaian regulasi yakni Keputusan Presiden (Kepres) dan Rancangan Undang-Undang (RUU) Ibu Kota Negara.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengatakan, draf Rancangan Undang-Undang (RUU) Ibu Kota yang baru akan disampaikan ke DPR setelah reses.
Reses DPR direncanakan mulai pada Jumat, 28 Februari 2020 hingga dua pekan setelahnya.
Apabila payung hukum sudah rampung, maka ditargetkan ground breaking pembangunan ibu kota negara yang baru bisa dilakukan akhir tahun ini.
Pemeritah menargetkan tahun 2024 nanti, ibu kota negara Indonesia sudah pindah ke ibu kota baru yang terletak di sebagian Kabupaten Penajam Paser Utara dan di sebagian Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.
Diperkirakan biaya pembangunan ibu kota baru itu mencapai Rp 466 triliun, yakni 19 persen diantaranya berasal dari APBN dan sisanya akan berasal dari KPBU (Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha) serta investasi langsung swasta dan BUMN.
Adapun kontur lokasi ibu kota baru berbukit-bukit, karena merupakan bekas hutan tanaman industri seluas 256 ribu hektare ditambah dengan kawasan cadangan sehingga totalnya mencapai 410 ribu hektar dengan kawasan inti seluas 56 ribu hektare.
Nantinya, ibu kota baru akan terbagi menjadi sejumlah klaster yaitu klaster pemerintahan seluas 5.600 hektare, klaster kesehatan, klaster pendidikan serta klaster riset dan teknologi.
Artikel Lainnya
-
Dunia Krisis Pupuk, Indonesia Siap Ekspor
Senin, 27 April 2026 09:12
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap kalau...
-
OJK ‘Longgarkan’ Deadline! Laporan Keuangan Asuransi Mundur, SLIK Diundur hingga 2027
Sabtu, 25 April 2026 11:32
Penyesuaian ini dilakukan sebagai langkah antisipatif...
-
Negara Rugi Rp3,3 Triliun, Mentan Sebut Kasus Pupuk Palsu Berkembang dari Hulu ke Hilir
Jumat, 24 April 2026 08:16
Negara mengalami kerugian masif hingga mencapai Rp3,3...
-
Menaker Beri Sanksi Perusahaan Yang Melanggar Pelaksanaan Program Magang
Jumat, 24 April 2026 02:31
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengakui ada tindakan...
Daftarkan email Anda untuk mendapatkan update berita terbaru seputar investasi dari Pasardana.

