ANALIS MARKET (24/4/2026): IHSG Diperkirakan Bergerak Sideways
Pasardana.id – Riset harian Samuel Sekuritas menyebutkan, Pasar AS ditutup lebih rendah pada Kamis (23 Apr): Dow -0.36%, S&P 500 - 0.41%, dan Nasdaq -0.89%. Saham turun seiring dengan kenaikan harga minyak dan ketegangan yang meningkat di Iran yang memicu ketidakpastian investor, menyebabkan penurunan pada saham-saham perangkat lunak. Yield Treasury AS 10-tahun naik 0.51% menjadi 4.324%, sementara Indeks Dolar AS naik 0.18% menjadi 98.77.
Pasar komoditas juga ditutup sebagian besar lebih tinggi pada Kamis (23 Apr): Minyak WTI naik 3.11% menjadi USD 95.85/bbl, minyak Brent naik 3.10% menjadi USD 105.07/bbl, batu bara naik 1.06% menjadi USD 129.10/ton, CPO naik 1.53% menjadi MYR 4.579/ton, dan emas turun 0.97% menjadi USD 4.694/oz.
Pasar Asia ditutup lebih rendah pada Kamis (23 Apr): Hang Seng turun 0.95%, Nikkei turun 0.75%, dan Shanghai turun 0.32%. JCI turun 2.16% menjadi 7.378,61, dengan penjualan bersih asing sebesar IDR 978.7 miliar; IDR - 1.364,5 miliar di pasar reguler, dan IDR 385.8 miliar di pasar negosiasi. Aliran keluar asing terbesar di pasar reguler tercatat oleh BBRI (IDR 632.6 miliar), diikuti oleh BMRI (IDR 304 miliar), dan ASII (IDR 117.6 miliar). Aliran masuk asing terbesar di pasar reguler tercatat oleh MEDC (IDR 147.2 miliar), diikuti oleh BBNI (IDR 109.8 miliar), dan ENRG (IDR 105.8 miliar). Pemimpin pergerakan teratas adalah ENRG, MEDC, ESSA, sementara pergerakan tertinggal teratas adalah DSSA, BREN, BBRI.
Adapun diperdagangan Jumat (24/4) pagi ini, KOSPI dibuka lebih rendah (-0.08%), sementara Nikkei dibuka lebih tinggi (+0.60%).
“Hari ini, kami memperkirakan JCI akan bergerak sideways di tengah sentimen yang campur aduk di pasar regional dan global,” sebut analis Samuel Sekuritas dalam riset Jumat (24/4).

