ANALIS MARKET (10/10/2018) : IHSG Diperkirakan Bergerak di Kisaran 5760 - 5830 dan Cenderung di Teritori Positif
Pasardana.id – Riset harian FAC Sekuritas Indonesia menyebutkan, melanjutkan perdagangan hari ini, Rabu (10/10/2018), indeks harga saham gabungan (IHSG) diperkirakan berpeluang melanjutkan penguatannya dalam rentang konsolidasi.
Sentimen positif akan ditopang redahnya kenaikan yield obligasi, rebound harga sejumlah komoditas, dan peluang penguatan rupiah terhadap dolar AS.
Sementara Wall Street tadi malam (09/10) terkoreksi. Indeks DJIA dan S&P masing-masing terkoreksi 0,21% dan 0,14% di 26430,57 dan 2880,34. Indeks Nasdaq berhasil rebound 0,03% di 7738,02 setelah tiga hari berturut-turut tertekan.
Koreksi di Wall Street kembal dipicu kekhawatiran kenaikan yield obligasi AS. Tadi malam yield obligasi AS tenor 10 tahun sempat mencapai 3,25% di sesi awal sebelum turun ke 3,21%. Kenaikan yield obligasi telah memicu volatilitas di pasar saham.
Sedangkan harga komoditas tadi malam umumya bergerak menguat. Harga minyak mentah tadi malam di AS naik 0,90% di USD74,96/barel. Harga nikel di LME naik 2,5% di USD12977,5/MT.
“Menyikapi beberapa kondisi tersebut diatas, IHSG diperkirakan bergerak di kisaran 5760 hingga 5830 dan cenderung di teritori positif,” sebut analis FAC Sekuritas dalam laporan riset yang dirilis Rabu (10/10/2018).

