ANALIS MARKET (11/11/2019) : Sentimen Defisit Neraca Transaksi Berjalan Berpotensi Jadi Katalis Pergerakan Indeks Hari Ini
Pasardana.id – Riset harian NH Korindo Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan Jumat (08/11) lalu, IHSG mencatatkan net sell asing sebesar Rp998 miliar dengan jumlah terbesar mencapai Rp697 miliar dicatatkan oleh sektor perbankan.
Berbanding terbalik dengan IHSG, bursa saham Asia berada di zona merah setelah Tiongkok secara sepihak mengklaim penghapusan bea masuk produk impor masing-masing negara.
Dari sisi komoditas, harga CPO mengalami kontraksi setelah penguatan selama sebulan penuh memicu aksi profit taking.
Adapun nilai tukar rupiah atas dolar AS ditutup terdepresiasi 0,11% ke level 14.014 per dolar AS.
Di sisi lain, Dow Jones pada perdagangan Jumat (08/11) ditutup menguat tipis 0,02% ke level 27.681.
Sedangkan, Bank of England memutuskan untuk mempertahankan suku bunga di posisi 0,75 persen. Namun, BoE akan tetap mempertimbangkan penurunan jika hambatan global dan isu Brexit belum temui solusi.
Dari sisi domestik, BI merilis data defisit neraca transaksi berjalan 3Q19 yang menurun menjadi USD7,7 miliar atau 2,7% dari PDB. Angka defisit 3Q19 rendah daripada defisit 3Q18 senilai USD 8,2 miliar atau setara 2,9% dari PDB.
“Beberapa sentiment tersebut diatas berpotensi jadi katalis pergerakan indeks hari ini,” sebut analis NH Korindo Sekuritas dalam riset yang dirilis Senin (11/11/2019).

