ANALIS MARKET (11/11/2020) : IHSG Diperkirakan Cenderung Tertekan
Pasardana.id – Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin (10/11/2020), IHSG ditutup menguat 106,73 poin (+1,99%) ke 5.462,74.
IHSG berhasil menguat didorong sentimen positif dari vaksin Covid-19 buatan Pfizer dan BioNTech yang dikabarkan 90% efektif mencegah penyebaran Covid-19.
Di saat yang sama, perseroan berharap dapat memproduksi secara global hingga 50 juta dosis vaksin pada tahun 2020 dan hingga 1,3 miliar dosis pada tahun 2021.
Sementara Wall Street diperdagangan tadi malam (10/11), ditutup bervariatif seiring kombinasi ekspektasi perkembangan vaksin Covid-19 dan terkoreksinya saham-saham teknologi.
Di saat yang sama, angka kasus Covid-19 di AS tembus 10 juta, yang mana hanya membutuhkan 10 hari setelah mencapai angka 9 juta kasus.
DJIA (+0,90%), S&P 500 (-0,15%), dan Nasdaq (-1,37%).
“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan cenderung tertekan seiring aksi profit taking pelaku pasar. Pelaku pasar hari ini akan mencermati rilis data Survei Penjualan Eceran Indonesia (September 2020),” sebut analis FAC Sekuritas dalam riset yang dirilis Rabu (11/11/2020).

