ANALIS MARKET (11/11/2022) : IHSG Berpeluang Bergerak Bearish

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian NH Korindo Sekuritas (NHKSI Research) menyebutkan, basis tinggi inflasi 2021 dan disinflasi sejumlah barang jasa periode Okt., menekan Inflasi Headline AS Okt. YoY turun ke level 7,7% (Vs. Sept. 8,2%).

Inflasi melandai mendorong probabilitas kenaikan FFR Des. hanya +50Bps (Vs. +75Bps), naik dari 52% menjadi 85%, berdasarkan CME Fed Watch.

Harapan Fed Pivot Des., juga didukung data tenaga kerja yang mulai tertekan, dengan Initial Jobless Claims AS sepekan yang berakhir 5 Nov., naik 3% WoW.

Penurunan inflasi menjelang liburan akhir tahun direspon positif pasar, Dow menguat 3,7% dengan Nasdaq naik 7,4% atau pimpin penguatan Wall Street, semalam (10/11).

Munculnya sentimen Fed Pivot juga mendorong kenaikan sejumlah komoditas seperti minyak dan emas, seiring tekanan pada DXY.

Sementara itu, BI kembali Hawkish, dengan BI 7DRR Nov. naik +50Bps, berdasarkan survei Bloomberg. 

Investor dapat manfaatkan sentimen Fed Pivot, sebagai katalis positif pada perdagangan akhir pekan ini, ditengah IHSG yang berada di bawah level psikologis 7.000.

Sementara itu, kenaikan sejumlah harga komoditas pangan periode Nov., membuat BI diproyeksikan kembali Hawkish.

“Secara teknikal, IHSG hari ini berpeluang bergerak Bearish, karena menembus bawah level Support MA10 & MA20,” sebut analis NHKSI Research dalam riset yang dirilis Jumat (11/11/2022).