ANALIS MARKET (12/12/2022) : IHSG Diperkirakan Cenderung Melemah
Pasardana.id – Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan akhir pekan lalu (9/12), IHSG ditutup melemah 89,11 poin (-1,31%) ke level 6.715,12.
IHSG melanjutkan pelemahan seiring masih tingginya kekhawatiran ancaman resesi global akibat tren kebijakan moneter yang ketat.
Di saat yang sama, aksi jual investor asing sejak 1-9 Desember 2022 masih terus berlanjut pada saham-saham berkapitalisasi besar, khususnya terjadi pada sektor Financials, Infrastructures, dan Technology.
Sebagai catatan, sepanjang Desember 2022 IHSG sudah melemah sebesar 5,16% dengan aksi jual investor asing mencapai Rp11,40 triliun.
Sementara itu, Wall Street akhir pekan lalu ditutup melemah, tercermin dari DJIA (-0,90%), S&P 500 (-0,74%), dan Nasdaq (-0,70%).
Penurunan indeks terjadi seiring kekhawatiran atas kelanjutan kenaikan suku bunga.
Kemudian, Indeks Harga Produsen (IHP) AS bulan November 2022 mengalami kenaikan menjadi 0,3% dari sebelumnya 0,2% (Oct-22) atau lebih tinggi dari konsensus yang di level 0,2%.
Di saat yang sama, investor memperkirakan The Fed akan menaikkan suku bunga 50 bps pada pertemuan bulan Desember 2022.
Kenaikan tersebut lebih kecil dari empat kenaikan sebelumnya yang sebesar 75 bps.
Sebagai catatan sepekan terakhir DJIA (-2,77%), S&P (-3,37%), dan Nasdaq (-3,99%).
“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan cenderung melemah seiring tekanan aksi jual investor asing,” sebut analis FAC Sekuritas dalam riset yang dirilis Senin (12/12/2022).

