ANALIS MARKET (10/10/2025): IHSG Diperkirakan Sideways
Pasardana.id – Riset harian Samuel Sekuritas menyebutkan, Bursa AS ditutup melemah pada Kamis (9/10): Dow -0.52%, S&P 500 -0.28%, Nasdaq -0.08%. Para investor tidak memiliki data ekonomi atau katalis yang memengaruhi sentimen, memanfaatkan kesempatan untuk melakukan konsolidasi menjelang musim laporan laba kuartal ketiga. Yield UST 10Y turun -0.17% (+0.007bps) ke 4.145% dan indeks USD naik +0.03% ke 99.4.
Pasar komoditas ditutup beragam pada Kamis (9/10): minyak WTI +0.13% ke level USD 61.56/bbl, minyak Brent -1.55% ke level USD 65.20/bbl, batu bara +0.47% ke level USD 106.30/ton, CPO +1.01% ke level MYR 4,591.0, dan emas -1.61% ke level USD 3,976.9/oz.
Bursa Asia ditutup cenderung menguat pada Kamis (9/10): Kospi 0.0% (tutup), Hang Seng -0.29%, Nikkei +1.77%, dan Shanghai +1.32. IHSG menguat +1.04% ke level 8,250.9, dengan net buy sebesar IDR 1,004.7 miliar. Di pasar reguler, investor asing mencatatkan net sell sebesar IDR 1,482.3 miliar, dan pada pasar negosiasi tercatat net buy asing sebesar IDR 2487 miliar. Net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan oleh CUAN (IDR 118.8 miliar), TINS (IDR 100.2 miliar), dan BRPT (IDR 92.9 miliar). Net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak oleh BBRI (IDR 680.0 miliar), BBCA (IDR 554.3 miliar), dan BUMI (IDR 143.9 miliar). Top leading movers emiten BBRI, BBCA, AMMN, sementara top lagging movers emiten MLPT, SMMA, AADI.
Adapun pada perdagangan Jumat (10/10) pagi ini, Kospi naik (+1.22%), sementara Nikkei melemah (-0.45%) dibuka menguat.
“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, Kami memperkirakan IHSG akan bergerak sideways hari ini di tengah sentimen beragam dari pasar regional,” sebut analis Samuel Sekuritas dalam riset Jumat (10/10).

