ANALIS MARKET (24/4/2026): IHSG Berpotensi Short Term Teknikal Rebound
Pasardana.id – Riset harian BNI Sekuritas menyebutkan, IHSG kemarin (23/4), ditutup turun 2.16%, disertai dengan net sell asing sebesar Rp1.36 Tn. Saham yang paling banyak dijual asing adalah BBRI, BMRI, ASII, BBCA dan UNVR.
Sementara itu, Indeks-indeks saham Wall Street terkoreksi pada perdagangan Kamis (23/4). Tekanan dari pelemahan saham sektor perangkat lunak (software), selain itu lonjakan harga minyak di tengah meningkatnya ketidakpastian konflik di Timur Tengah. Indeks S&P 500 turun 0,41%, Nasdaq Composite melemah 0,89%, dan Dow Jones Industrial Average berkurang 0,36%. Sementara itu, saham IBM anjlok lebih dari 8%, ServiceNow turun hampir 18% usai merilis laporan keuangan kuartalan. Meskipun IBM mencatatkan kinerja di atas ekspektasi, perusahaan mempertahankan proyeksi tahunan yang dinilai kurang memuaskan investor. Adapun ServiceNow terdampak perlambatan pertumbuhan pendapatan langganan akibat konflik Timur Tengah. Tekanan juga menjalar ke saham teknologi lainnya. Saham Microsoft turun sekitar 4%, Palantir Technologies turun lebih dari 7%, dan Oracle melemah sekitar 6%. Ketegangan kini berkembang menjadi kebuntuan militer di laut, di tengah gencatan senjata yang rapuh. Kedua negara dilaporkan berebut kendali atas Selat Hormuz dan telah menyita kapal komersial dalam sepekan terakhir. Presiden AS Donald Trump bahkan memerintahkan Angkatan Laut untuk menindak tegas kapal yang diduga memasang ranjau di kawasan tersebut. “Tidak boleh ada keraguan,” tulisnya dalam unggahan di Truth Social.
Di sisi lain, Bursa Saham di kawasan Asia terkoreksi pada perdagangan Kamis (23/4). Aksi ambil untung oleh investor muncul seiring meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap lonjakan harga minyak akibat ketegangan di Timur Tengah. Indeks Nikkei Jepang turun 0,75% dan Topix melemah 0,76%. Hal serupa terjadi di Taiwan indeks Taiwan turun 0,43% dan Hang Seng Hong Kong melemah 0,95%. Sementara itu, pasar saham unggulan China turun 0,28% dan ASX 200 Australia berkurang 0,57%. Sedangkan, Kospi Korea Selatan naik 0,90%. Pergerakkan tersebut akibat kenaikan harga minyak global. Kenaikan harga energi disebabkan meningkatnya ketegangan di Timur Tengah. Iran dilaporkan menyita dua kapal kontainer yang melintas di Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis dunia.
Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, dalam riset Jumat (24/4), Fanny Suherman, CFP selaku Head of Retail Research BNI Sekuritas menyebutkan, “IHSG berpotensi short term teknikal rebound hari ini ke 7420. Hati2 jika gagal break level tersebut, masih potensi koreksi kembali mendekati level 7200. Diperkirakan Support IHSG: 7250-7300 dan Resist IHSG: 7420-7480.”
Selanjutnya disebutkan beberapa saham yang bisa menjadi pilihan pelaku pasar diperdagangan hari ini, yaitu; TLKM, PGEO, PTRO, BIPI, VKTR, dan SOCI.
Berikut ini rekomendasi trading sahamnya;
TLKM Spec Buy dengan area beli di 2880, cutloss di bawah 2820. Target dekat di 2920-2960.
PGEO Spec Buy dengan area beli di 1020-1025, cutloss di bawah 1000. Target dekat di 1040-1060.
PTRO Spec Buy dengan area beli di 6100-6175, cutloss di bawah 6000. Target dekat di 6350-6625.
BIPI Buy on Weakness dengan area beli di 280-288, cutloss di bawah 278. Target dekat di 294-300.
VKTR Spec Buy dengan area beli di 955-980, cutloss di bawah 950. Target dekat di 995-1030.
SOCI Spec Buy dengan area beli di 510-520, cutloss di bawah 500. Target dekat di 535-560.
Disclaimer on

