Investor SUN Mesti Cermati Sentimen Ini. Apa Saja?
Pasardana.id ââÅ¡¬“ Dalam paparan risetnya yang diterima Pasardana.id, di Jakarta, Senin (10/10/2016), analis fixed income MNC Securities, I Made Adi Saputra menyoroti beberapa sentiment yang diperkirakan bisa mempengaruhi perdagangan Surat Utang Negara pada hari ini, Senin (10/10/2016).
Berikut ini beberapa sentiment yang dimaksud;
1. Secara teknikal, harga Surat Utang Negara masih berada pada area konsolidasi dengana danya sinyal penurunan harga untuk beberapa seri Surat Utang Negara dengan tenor di bawah 10 tahun. Kami perkirakan pasar Surat Utang Negara akan berpeluang mengalami kenaikan namun dengan volume tidak bagitu besar di tengah pelaku pasar yang masih akan menantikan pelaksanaan lelang penjualan Surat Utang Negara yang akan diadakan pada hari Selasa, 11 Oktober 2016.
Dengan kondisi tersebut disarankan kepada investor untuk tetap mencermati arah pergerakan harga Surat Utang Negara dengan melakukan strategi trading jangka pendek di tengah kondisi pasar Surat Utang Negara yang masih beregrak berfluktuasi.
2. Badan Statistik Amerika menyatakan bahwa di bulan September terjadi peningkatan angka pengangguran (unemployment rate) dari 4,90% di bulan Agustus menjadi 5,0% dimana analis memperkirakan masih akan berada di level 4,9%.
Selain itu data penambahan tenaga kerja di luar sektor pertanian (Nonfarm Payrolls) untuk periode September 2016 tumbuh sebesar 156 ribu tenaga kerja, dibawah estimasi yang sebesar 168 ribu tenaga kerja serta di bawah pertumbuhan pada periode sebelumnya yang sebesar 167 ribu tenaga kerja.
3. Dari faktor domestik, meningkatnya cadangan devisa di buan September 2016 serta adanya kesepakatan perpanjangan kerjasama bilateral swap arrangement (BSA) antara pemerintah Indonesia dengan pemerintah Jepang senilai US$22,76 miliar.
4. Pada sepekan kedepan terdapat empat surat utang yang akan jatuh tempo senilai Rp21,81 triliun.
5. Pencatatan Obligasi Berkelanjutan III Mandiri Tunas Finance Tahap I Tahun 2016 PT Mandiri Tunas Finance.
6. PT Pemeringkat Efek Indonesia merevisi prospek dari PT Wika Realty dari stabil menjadi positif.

